Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya pengaruh modal kerja terhadap laba bersih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa besarnya koefisien regresi (r) menunjukkan bahwa kekuatan (strength) hubungan linear dan arah hubungan. Jika koefesien korelasi positif, maka kedua variabel mempunyai hubungan searah. Dari hasil analisis menunjukkan bahwa nilai r = 0,703  yang bermakna bahwa 70,3 % variabel modal kerja  (X1) mempunyai  hubungan yang  kuat terhadap laba bersih dari perusahaan. Artinya bahwa semakin besar modal kerja dari suatu usaha/perusahaan maka akan menghasilkan penerimaan dari laba bersih juga semakin besar jika semua indikator lain yang mendukung penerimaan dari laba bersih dianggap konstan/tetap.

Uji koefisien determinasi (R2), hal ini ditunjukkan melalui R. Square = 0,494 atau 94,4 %yang menunjukkan bahwa variasi variabel bebas (modal kerja) mempunyai pengaruh yang kuat terhadap variabel terikat. Artinya bahwa  R2 = 49,4% menunjukkan  variasi variabel laba bersih dapat dijelaskan oleh variasi variabel bebasnya dan  sisanya sejumlah 50,6 % dipengaruhi oleh variabel lain di luar variabel yang penulis teliti.

Dan hasil uji t adalah menentukan  t-tabel dengan  taraf nyata 0,05 atau tingkat kepercayaan 95% dimana  dalam  t-tabel  maka derajat bebasnya = (n-k) 5-1 = 4 sehingga df4 = 0,171 Dari variabel bebas modal kerja sehingga  tampak bahwa 1,711>0,171 dengan tingkat signifikansi = 0,186. Dengan demikian berarti H0 diterima.

Kata Kunci:  Modal Kerja, dan Laba Bersih

Diterbitkan: 2020-09-25