Optimalisasi Peran Posyandu Dalam Meningkatkan Kesehatan Ibu Dan Anak

Penulis

  • Imar Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yapis Merauke Penulis
  • Ali Syahbana Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yapis Merauke Penulis
  • Arin Achmad Irjayanto Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yapis Merauke Penulis
  • Herri Adi Setya Wibowo Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yapis Merauke Penulis
  • Susiani Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yapis Merauke Penulis
  • Wahyu Weriuw Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yapis Merauke Penulis
  • Lea Lusyana Prawar Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yapis Merauke Penulis

DOI:

https://doi.org/10.55049/gg4mbj40

Kata Kunci:

Posyandu, Kesehatan Ibu dan Anak, Kader, Stunting, Pemberdayaan Masyarakat

Abstrak

Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) merupakan layanan kesehatan berbasis masyarakat yang berperan dalam pemantauan kesehatan ibu dan anak, pertumbuhan dan perkembangan balita, imunisasi, pemberian vitamin, edukasi gizi, serta pencegahan masalah kesehatan termasuk stunting. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan peran Posyandu Desa Pongko melalui penguatan kapasitas kader, edukasi kepada ibu hamil, ibu menyusui, ibu yang memiliki balita, dan keluarga, serta pendampingan pelayanan kesehatan dasar. Kegiatan dilaksanakan pada 25 Februari 2026 melalui observasi awal, koordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait, identifikasi kebutuhan, penyusunan materi, edukasi, pelatihan, pendampingan, serta evaluasi deskriptif. Hasil kegiatan sebagaimana dilaporkan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman kader mengenai tugas pelayanan Posyandu, pemantauan pertumbuhan balita, pencatatan dan pelaporan, penyuluhan kesehatan, serta pendampingan ibu dan anak. Masyarakat juga memperoleh penguatan informasi mengenai pemeriksaan kehamilan, gizi seimbang, ASI eksklusif, imunisasi, kebersihan, pemantauan tumbuh kembang, dan pencegahan stunting pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan. Kegiatan turut mendorong pentingnya partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan Posyandu secara rutin dan memperkuat koordinasi antara kader, tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan keluarga. Karena laporan tidak memuat data pretest-posttest maupun pengukuran statistik, hasil disajikan secara deskriptif berdasarkan proses dan temuan kegiatan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa optimalisasi Posyandu perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui pembinaan kader, edukasi masyarakat, penyediaan media dan sarana pendukung, serta penguatan koordinasi pelayanan kesehatan berbasis masyarakat.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Pedoman Pelaksanaan Posyandu Transformasi. Jakarta: Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat.

Notoatmodjo, S. (2020). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Purwoastuti, E., & Walyani, E. S. (2020). Kesehatan Ibu dan Anak. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.

Rahmawati, D., & Setiawan, A. (2022). Peran Posyandu dalam Meningkatkan Kesehatan Ibu dan Anak di Masyarakat. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 17(2), 85-93.

UNICEF. (2023). Improving Maternal and Child Health through Community-Based Health Services. New York: UNICEF.

World Health Organization. (2024). Guideline on Child Growth and Development Monitoring. Geneva: World Health Organization.

Yuliana, N., & Handayani, S. (2021). Pemberdayaan Kader Posyandu dalam Upaya Peningkatan Kesehatan Ibu dan Anak. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan, 5(1), 45-53.

Diterbitkan

31-03-2026

Terbitan

Bagian

CND Vol 3 No 1 Maret 2026

Cara Mengutip

Optimalisasi Peran Posyandu Dalam Meningkatkan Kesehatan Ibu Dan Anak. (2026). Cendisia : Cendekia Sosial Dan Pengabdian, 3(1), 11-17. https://doi.org/10.55049/gg4mbj40

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama