Peningkatan Kapasitas Ekonomi Pemuda Melalui Pelatihan Kewirausahaan Dan Produksi Hand Bouquet Di Lingkungan Pemda III Melati Kotaraja

Penulis

  • Ratna Mufidah Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura image/svg+xml Penulis
  • Verdi Payung Tappi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura image/svg+xml Penulis
  • Jemy R. Parera Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura image/svg+xml Penulis
  • Maria Yuvita Gobay Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura image/svg+xml Penulis
  • Victor F. Pasalbessy Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura image/svg+xml Penulis
  • Oscar Sada Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura image/svg+xml Penulis
  • Charlota Stella Kakisina Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura image/svg+xml Penulis
  • Yuniar Sri Hartati Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura image/svg+xml Penulis
  • Anita Latuheru Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura image/svg+xml Penulis
  • Terweline Tapilatu Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura image/svg+xml Penulis
  • Eka Pravitasari Putri Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura image/svg+xml Penulis
  • Mika Kogoya Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura image/svg+xml Penulis
  • Yohana Katoar Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura image/svg+xml Penulis
  • Tomi Penggu Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura image/svg+xml Penulis

DOI:

https://doi.org/10.55049/mqw71f41

Kata Kunci:

Kewirausahaan Pemuda, Ekonomi Kreatif, Hand Bouquet, Pelatihan, Pemberdayaan Ekonomi

Abstrak

Pemuda memiliki posisi strategis dalam pengembangan ekonomi lokal, namun kemampuan mengidentifikasi peluang usaha, keterampilan produksi, pengelolaan usaha, dan pemasaran masih menjadi kendala bagi sebagian pemuda di lingkungan Pemda III Melati Kotaraja, Kelurahan Wai Mhorock, Distrik Abepura, Kota Jayapura. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman kewirausahaan dan keterampilan produksi hand bouquet sebagai salah satu alternatif usaha ekonomi kreatif. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui Focus Group Discussion (FGD) dengan pengurus lingkungan, penyampaian materi kewirausahaan, praktik pembuatan hand bouquet, evaluasi, dan tindak lanjut pendampingan. Pelatihan dilaksanakan pada 19 Desember 2025 pukul 09.00-15.00 WIT di lingkungan Pemda III Melati Kotaraja. Materi mencakup pentingnya jiwa kewirausahaan, manajemen produksi, strategi pemasaran, pengenalan alat dan bahan, serta praktik pembuatan bouquet menggunakan bunga artifisial dan makanan ringan. Hasil evaluasi deskriptif menunjukkan peserta mengikuti kegiatan sampai selesai dan mampu menghasilkan produk hand bouquet yang bervariasi dan estetis. Kegiatan juga memperlihatkan minat dan kreativitas peserta dalam mengembangkan keterampilan produktif. Program ini menjadi tahap awal pembentukan kemampuan usaha kreatif; keberlanjutan manfaat memerlukan pendampingan pada aspek perencanaan usaha, perhitungan biaya, penetapan harga, pemasaran, dan pengembangan produk.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

BPS Kota Jayapura. (2024). Tingkat Pengangguran Terbuka. jayapurakota.bps.go.id. Diakses 16 Januari 2025.

Leunupun, E., dkk. (2025). Pelatihan sukses wirausaha muda pemula di Kabupaten Maluku Barat Daya. Jurnal Masyarakat Madani Indonesia, 4(2). https://doi.org/10.59025/mv02x019

Sudaryanto, R., & Hanim, A. (2020). Penguatan kapasitas wirausaha muda melalui pendekatan pelatihan berbasis potensi lokal. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara, 4(2), 112-120. https://doi.org/10.24853/jpmn.4.2,112-120

Syariati, A. (2022). Kewirausahaan: Cara Mudah Memulai Usaha. Sulawesi Selatan: Pustaka Almaida.

Tambunan, T. (2019). Usaha Mikro, Kecil dan Menengah di Indonesia: Isu-Isu Penting. Jakarta: LP3ES.

Diterbitkan

31-03-2026

Terbitan

Bagian

CND Vol 3 No 1 Maret 2026

Cara Mengutip

Peningkatan Kapasitas Ekonomi Pemuda Melalui Pelatihan Kewirausahaan Dan Produksi Hand Bouquet Di Lingkungan Pemda III Melati Kotaraja. (2026). Cendisia : Cendekia Sosial Dan Pengabdian, 3(1), 30-35. https://doi.org/10.55049/mqw71f41

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama