Pengembangan Ecotorism Di Pantai Hamadi Kota Jayapura
DOI:
https://doi.org/10.55049/w81rj186Kata Kunci:
Ecotourism, Parawisata Pantai, Ekonomi LokalAbstrak
Pengembangan ekowisata memerlukan keseimbangan antara pelestarian lingkungan, kualitas pengelolaan destinasi, partisipasi masyarakat, dan manfaat ekonomi lokal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mendukung pengembangan ekowisata di Pantai Hamadi Kota Jayapura melalui peningkatan pemahaman pengelola mengenai pengelolaan destinasi, pemasaran, promosi, serta penyusunan strategi pengembangan berbasis analisis SWOT. Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan, pelatihan, pendampingan dan evaluasi, serta observasi lapangan yang dilanjutkan dengan identifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa Pantai Hamadi memiliki kekuatan berupa lokasi yang strategis, aksesibilitas, potensi wisata alam dan sejarah, serta aktivitas ekonomi masyarakat. Kelemahan yang ditemukan meliputi kebersihan pantai dan fasilitas MCK yang belum optimal, keterbatasan kuliner khas Papua dan atraksi budaya lokal, serta tarif gazebo atau para-para yang belum seragam. Peluang pengembangan mencakup pemanfaatan tren kunjungan wisata, penyelenggaraan acara, pelatihan pemandu wisata, penguatan promosi, dan pengembangan usaha kuliner. Adapun ancaman meliputi persaingan antardestinasi, perubahan perilaku wisatawan, aspek keamanan, dan tekanan terhadap lingkungan. Berdasarkan hasil tersebut, strategi pengembangan diarahkan pada penguatan kapasitas pengelola, peningkatan kebersihan dan fasilitas, pemberdayaan usaha lokal, pengembangan atraksi budaya, serta promosi yang lebih terarah.
Unduhan
Referensi
Karlina, E. (2016). Strategi pengembangan ekowisata mangrove di Kawasan Pantai Tanjung Bara, Kutai Timur, Kalimantan Timur. Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam, 12(2), 191–208.
Page, S. J., & Dowling, R. K. (2001). Ecotourism. Pearson Education Limited.
Pitana, I. G., & Diarta, I. K. S. (2009). Pengantar Ilmu Pariwisata. Yogyakarta: Andi Offset.
Rangkuti, F. (2001). Analisis SWOT: Teknik Membedah Kasus Bisnis. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan.
Utama, I. G. B. R. (2015). Pengantar Industri Pariwisata. Deepublish.
