Distribusi Pemasaran Telur Ayam Di Peternakan Seminari Pastor Bonus Merauke

Penulis

  • Erma A. Elsoin Politeknik Pertanian Yasanto Merauke Penulis
  • Maya Novi Politeknik Pertanian Yasanto Merauke Penulis
  • Rosalia P. Nogo Politeknik Pertanian Yasanto Merauke Penulis
  • Hesti Nuraini Politeknik Pertanian Yasanto Merauke Penulis

DOI:

https://doi.org/10.55049/1txjnq81

Kata Kunci:

Distribusi, Pemasaran, Telur Ayam

Abstrak

Salah satu bidang sub sektor peternakan yang memiliki potensi dan peluang besar yakni usaha telur ayam. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui saluran distribusi, dan (2) menganalisis kelebihan dan kelemahan saluran distribusi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Pengumpalan data dengan cara Indepth interview, Observasi dan Studi dokumen.. Distribusi pemasaran telur ayam ras petelur di Peternakan Seminari Pastor Bonus menggunakan dua saluran yaitu distribusi langsung dan tidak langsung. Hal ini karena selama bulan Juni hingga bulan Agustus 2025 terdapat distribusi pemasaran telur yang langsung ke konsumen atau dibeli langsung oleh konsumen di kandang dan distribusi pemasaran tidak langsung atau menggunakan perantara. Distribusi langsung terdiri dari konsumen akhir yang langsung membeli telur di Peternakan Seminari Bonus Merauke untuk keperluan bantuan selama masa covid. Sedangkan distribusi tidak langsung menggunakan perantara/pengumpul/penjual di Pasar Wamanggu dan Kios-kios baik di Kota Merauke maupun di daerah pinggiran Kota Merauke bahkan di luar Kabupaten Merauke. Distribusi pemasaran langsungmerupakan upaya untuk memperpendek jalur pemasaran yang ada, artinya Peternakan Seminari Pastor Bonus langsung menjual telur kepada pembeli/konsumen akhir, sehingga harga jual per rak sesuai tabel 3, sehingga harga telur berkisar dari Rp. 60.000,- hingga Rp. 75.000,-.. Saluran distribusi pemasaran telur ras petelur dari kegiatan pemindahan dan penyaluran telur dari Peternakan Seminari Pastor Bonus hingga sampai ke konsumen/pedagang pengencer

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Abdullah, T., & Tantri, F. (2016). Manajemen pemasaran.Jakarta: Rajawali Pers.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Merauke. (2023). Kabupaten Merauke dalam angka 2023.BPS Kabupaten Merauke.

Budianto, A. (2015). Manajemen pemasaran. Yogyakarta: Penerbit Ombak.

Food and Agriculture Organization of the United Nations. (2021). Poultry development review and global egg market overview. FAO.

Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2022). Statistik peternakan dan kesehatan hewan 2022.Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2023). Statistik peternakan dan kesehatan hewan 2023.Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2024). Outlook komoditas peternakan: Telur ayam ras.Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Kotler, P. (2016). Manajemen pemasaran. Jakarta: Erlangga.

Silalahi, U. (2020). Metode penelitian sosial (Edisi revisi).Bandung: Refika Aditama.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian bisnis. Bandung: CV Alfabeta.

Suharsaputra, U. (2012). Metode penelitian. Bandung: PT Refika Aditama.

Wahidin, A. (2003). Manajemen usaha peternakan ayam ras. Jakarta: Penebar Swadaya.

Diterbitkan

2026-01-16

Terbitan

Bagian

JEB Vol 18 No 1 Januari 2026

Cara Mengutip

Distribusi Pemasaran Telur Ayam Di Peternakan Seminari Pastor Bonus Merauke. (2026). Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 18(1), 299-303. https://doi.org/10.55049/1txjnq81