Ayub Tanudy ANALISIS KONTRIBSI PENERIMAAN PAJAK DAERAH TERHADAP PENERIMAAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) KABUPATEN KEEROM

Isi Artikel Utama

Admin

Abstrak

ABSTRAK


Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui besarnya kontribusi penerimaan pajak daerah terhadap penerimaan pendapatan asli daerah,  dan  intuk mengetahui faktor-faktor apa yang mempengaruhi penerimaan pajak daerah di Kabupaten Keerom.


Hasil  penelitian  membuktikan  bahwa : pada  tahun  2011  jumlah  kontribusi  Pajak  Daerah terhadap  Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Keerom adalah  sebesar  33,98 persen.  Pada  tahun  2012  jumlah  kontribusi  Pajak  Daerah terhadap  Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Keerom  adalah  sebesar  32,36 persen.  Pada  tahun  2013 jumlah  kontribusi  Pajak  Daerah terhadap  Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Keerom adalah  sebesar  31,77 persen,  tahun  2014 jumlah  kontribusi  Pajak  Daerah terhadap  Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Keerom  adalah  sebesar  30,81 persen,  tahun  2015 jumlah  kontribusi  Pajak  Daerah terhadap  Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Keerom  adalah  sebesar  34,18 persen.


Faktor-faktor  yang mempengaruhi  penerimaan  Pajak  Daerah di Kabupaten Keerom antara  lain : Masih terbatasnya  personil  atau  aparat  pemungut, Kualitas  sumber  daya  aparat  yang  belum  maksimal, Kesadaran  wajib  pajak  masih  sangat  kurang, sosialisasi  Peraturan  Daerah  belum  menyeluruh  kepada  wajib  pajak dan masih  ada  obyek  pajak  yang  belum  dipungut  pajaknya  karena  status  wajib  pajaknya  belum  jelas.


 


Kata Kunci :  Pajak  Daerah, Pendapatan Asli Daerah

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Admin. (2020). Ayub Tanudy ANALISIS KONTRIBSI PENERIMAAN PAJAK DAERAH TERHADAP PENERIMAAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) KABUPATEN KEEROM. Jurnal Ekonomi & Bisnis, 7(2). Diambil dari https://ejurnal.stie-portnumbay.ac.id/index.php/jeb/article/view/11
Bagian
Artikel

Referensi

Arsyad, Nurjaman, 1990, Hubungan Fiskal Antar Pemerintahan di Indonesia, Peranan dan Masalahnya, Analisis CSIS, Tahun XIX No. 3 Jakarta, Hal. 253 – 263.

Davey, Kenneth, 1988, Pembiayaan Pemerintah Daerah, Praktek dan Relevansinya bagi Dunia Ketiga, Terjemahan Amanullah, UI. Press, Jakarta.

Ichsan, Moch., Ratih Nur Pratiwi, Trilaksono Nugroho, 1997, Administrasi Keuangan Daerah : Pengelolaan dan Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Cetakan Pertama, PT. Danar Wijaya, Brawijaya Univercity Press, Malang.

Kristiadi J. B., 1988, Masalah Sekitar Pendapatan Daerah, Prisma No. 12, LP3ES, Jakarta, hal. 40-57.

Mulyanto, 2002, Potensi Pajak dan Retribusi Daerah di Kawasan Subosuka Wonosraten Propinsi Jawa Tengah. Disampaikan dalam kegiatan : Regional University Consortium Conference on Progress in Fiscal Decentralization. Kerjasama IRIS, University of Maryland dengan LPEM Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Jakarta, 2 Juli.

Prakoso, Kesit Bambang, 2003, Pajak dan Retribusi Daerah, Penerbit : UII Press, Yogyakarta.

Prihantono, Eko, Y., 2001, Laporan Penelitian : “Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pasca UU No. 18 Tahun 1997, Fakultas Ekonomi Universitas Merdeka, Malang.

Soeratno dan Suparmoko, 2002, Urgensi Pajak Daerah dan Penghasilan Daerah dalam Struktur Pendapatan Asli Daerah Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Jurnal Akuntansi dan Manajemen Edisi I, Agustus 2002, Hal. 13-21.

Undang-Undang No. 25 Tahun 1999 tentang Perimbangan Keuangan antara Pusat dan Daerah, Penerbit : Kuraiko Pratama, Bandung

Undang-Undang No. 34 Tahun 2000 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 1997 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Widayat, Wahyu, 1994, Maksimalisasi Pendapatan Asli Daerah sebagai Kekuatan Ekonomi Daerah, Jurnal Akuntansi dan Manajemen, FE-UGM, Yogyakarta, Hal 28-34.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama