Pengaruh Pengelolaan Usaha Produksi Tepung Sagu Terhadap Peningkatan Ekonomi Masyarakat Di Kampung Subur Kabupaten Boven Digoel
DOI:
https://doi.org/10.55049/2nww0d64Kata Kunci:
Pengelolaan Usaha, Tepung Sagu, Peningkatan Ekonomi, Masyarakat LokalAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengelolaan usaha produksi tepung sagu terhadap peningkatan ekonomi masyarakat di Kampung Subur, Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua Selatan. Sagu merupakan komoditas pangan lokal strategis yang memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, namun pengelolaannya masih didominasi oleh metode tradisional dengan keterbatasan teknologi, modal, dan pemasaran. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap kelompok usaha produksi tepung sagu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan usaha produksi tepung sagu yang lebih terorganisir, didukung oleh penggunaan peralatan yang lebih baik dan manajemen usaha yang efektif, berpengaruh positif terhadap peningkatan pendapatan masyarakat. Hal ini terlihat dari meningkatnya volume produksi, pendapatan, serta terciptanya lapangan kerja bagi masyarakat sekitar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan usaha produksi tepung sagu memiliki peran penting dalam meningkatkan ekonomi masyarakat lokal dan berpotensi menjadi sektor unggulan berbasis sumber daya lokal apabila dikelola secara berkelanjutan.
Unduhan
Referensi
Aisyah Siti., dan Aedy Hasan. Dkk, Manajemen Keuangan Dan Indahnya Ekonomi Islam. Bandung: Alfabeta, 2020.
Balai peneliti Tanaman Palma. “calon sumber benih sagu diprovinsi Maluku”.Benih-Sagu- Di Provinsi-Maluku, 2019.
A.Batemen, T. S. Snell. Manajemen. (Kepemimpinan Dan Kolaborasi). 2020.
Damsar, Indrayani. Pengantar Sosiologi Ekonomi. Jakarta: Kencana Prenadamedia Group, 2017.
George, R.,Terry. Prinsip-Prinsip Manajemen. Jakarta: Bumi Aksara, 2012.
Graha Nu Andi.Pemberdayaan Masyarkat Pembangunan Melalui Pendampingan Sosial Dalam Konsep Pemberdayaan Di Bidang Ekonomi. Jurnal Ekonomi Modernisasi. Vol, 5. No. 2, 2009.
Harapan Iwan Sodongan. Upaya Peningkatan Ekonomi Masyarakat Melalui Pengembangan Uasaha Agribisnis Pedesaan (PUAP) Di Desa Hanopan Kecamatan Arse Kabupaten Tapahuli Selatan. Jurnal Ilmiah Muqoddimah Vol, 2. No.2, 2018.
Harling Vina Natali. “Analisis Pertandingan Produksi Sagu Secara Tradisional Dan Modern Pada Alat Parut Sagu Dengan Menggunakan Motor Penggerak Listrik”. Jurnal Soscied, Vol, 1 No. 1, 2018.
Husaini, Usman. Manajemen Teori (Prektek Dan Riset Pendidikan). Jakarta: Bumi Aksara. Dalam Dunia Yang Kompetitif, 2024.
Jong. F.S., Adi Wijono. “Sagu: Potensi Besar Pertanian Indonesia”. Iptek Tanaman Pangan. Vol, 2 No. 1, 2018.
Katarsasmita Ginanjar. Pengantar Untuk Rakyat Memadukan Pertumbuhan Dan Pemerataan. Jakarta: Cides, 1996.
Akhmad Ramdom&Maula Minnatul. Dinamika Perubahan Sosial Ekonomi Pada Masyarakat Desa Panggungharjo. (Studi Deskriptif Perubahan Ekonomi). Journal Of Development And Social Change. Vol, 5. No. 2, 2022.
A,Mualana., dan Metroxylon sp.Pengelolaan Perkebunan Sagu. Di PT, 2011.
Najiati Asmana. S., dan Suryadiputra. Pemberdayaan Masyarakat Di Lahan. Gabut: Wedand International Indonesia Programme, 2005.
Rahiat. Manajemen, Teoti dan Praktek. Bandung PT Refika Aditama, 2017.
Rianto M. Nur. Teori makro Ekonomi Islam Dan Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Bandung: Alfabe, 2010.
Safri Hendra. Pengantar Ilmu Ekonomi. Palopo: Lembaga Penerbit Kampus Lain Palopo, 2018.
Wahyu Purwanza, Sena. “Metodologi Penelitian”. Jurnal Ilmu Multidisiplin. Vol, 13, No. 1. Bandung: Media Sains Indonesia, 2022.
