Strategi Peningkatan Pemasaran Home Industry Tahu Panja Usaha Melalui Analisis SWOT Di Kabupaten Merauke

Penulis

  • Burhanuddin Yasin Dosen Program Studi Ekonomi Pembangunan, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yapis Merauke Penulis
  • Arin Achmad Irjayanto Dosen Program Studi Ekonomi, Keuangan dan Perbankan, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yapis Merauke Penulis
  • Rommy Yacobus Dosen Program Studi Ekonomi, Keuangan dan Perbankan, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yapis Merauke Penulis
  • Asniwaty Dosen Program Studi Keuangan dan Perbankan, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yapis Merauke Penulis
  • Mulis Randoni Mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yapis Merauke Penulis

DOI:

https://doi.org/10.55049/dkzp7m25

Kata Kunci:

Strategi Pemasaran, Home Industry, Tahu, SWOT, UMKM

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi pemasaran dan merumuskan alternatif strategi yang dapat diterapkan pada Home Industry Tahu Panja Usaha di Kabupaten Merauke. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan pemilik dan pekerja usaha, dokumentasi, serta data sekunder yang berkaitan dengan kegiatan pemasaran. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi faktor internal dan eksternal melalui pendekatan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama usaha terletak pada kualitas produk, cita rasa tahu yang baik, bahan baku yang relatif segar, pelayanan kepada pelanggan, dan proses produksi yang didukung mesin yang memadai. Kelemahan utama meliputi ketergantungan pada bahan baku kedelai, keterbatasan variasi produk, pemasaran yang masih konvensional, belum optimalnya penggunaan media digital, serta lokasi produksi yang relatif jauh dari pusat pasar. Peluang usaha berasal dari keberadaan pelanggan tetap, potensi perluasan pasar, dan kemungkinan pengembangan usaha, sedangkan ancaman terutama berasal dari meningkatnya persaingan, kejenuhan konsumen terhadap produk yang tidak bervariasi, persaingan harga, dan kenaikan harga bahan baku. Strategi prioritas yang dihasilkan adalah mempertahankan kualitas dan cita rasa produk, memperluas pemasaran, meningkatkan promosi melalui media digital, menambah mitra pemasaran, mempertahankan harga yang kompetitif, serta memperkuat hubungan dengan pelanggan. Temuan ini menunjukkan bahwa digitalisasi promosi yang didukung konsistensi kualitas produk merupakan arah strategis utama bagi pengembangan Tahu Panja Usaha.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Cravens, D. W. (2003). Pemasaran Strategis Jilid 2 (L. Salim, Penerj.). Jakarta: Erlangga.

Gitosudarmo, I. (2012). Manajemen Pemasaran (Edisi Kedua). Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta.

Kotler, P., & Armstrong, G. (2004). Dasar-Dasar Pemasaran (Edisi Kesembilan, Jilid 2; A. Sindoro, Penerj.). Jakarta: PT Indeks.

Kotler, P., & Armstrong, G. (2008). Prinsip-Prinsip Pemasaran (Edisi Kedua Belas, Jilid 1; B. Sabran, Penerj.). Jakarta: Erlangga.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2009). Manajemen Pemasaran (Edisi Ketiga Belas, Jilid 1; B. Sabran, Penerj.). Jakarta: Erlangga.

Kristanto, I. (2011). Manajemen Pemasaran Internasional: Sebuah Pendekatan Strategi. Jakarta: Erlangga.

Kurtz, D. L. (2008). Principles of Contemporary Marketing. Stamford: South-Western Educational Publishing.

Lamb, C. W., Hair, J. F., & McDaniel, C. (2001). Pemasaran Buku 1 (D. Octaveria, Penerj.). Jakarta: Salemba Empat.

Rangkuti, F. (2004). Analisis SWOT: Teknik Membedah Kasus Bisnis (Cetakan Kesebelas). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Sastradipoera, K. (2003). Manajemen Marketing: Suatu Pendekatan Ramuan Marketing. Bandung: Kappa-Sigma.

Tjiptono, F. (2008). Strategi Pemasaran. Yogyakarta: ANDI.

Diterbitkan

2026-07-31

Terbitan

Bagian

JEB Vol 18 No 2 Juli 2026

Cara Mengutip

Strategi Peningkatan Pemasaran Home Industry Tahu Panja Usaha Melalui Analisis SWOT Di Kabupaten Merauke. (2026). Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 18(2), 137-142. https://doi.org/10.55049/dkzp7m25

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama